Monday, 30 November 2015

WORLD RAFTING CHAMPIONSHIP 2105 WEST JAVA INDONESIA

Infopalabuhanratu - Setelah Sukses di Brazil tahun 2014 kini giliran Negara Indonesia menjadi tuan rumah dalam kejuaraan Rafting Internasional
( WORLD RAFTING CHAMPIONSHIP ) .

Berlokasi di Cikidang , Kabupaten Sukabumi Jawa Barat #WRC kali ini diikuti oleh 27 Tim dari 23 Negara yang mengikuti kejuaraan tersebut.

Berikut Beberapa Negara yang turut serta dalam Opening WRC yang dimulai dari Pasar Palabuhanratu menuju Alun-alun Palabuhanratu.

Argentina






Jepang

U S A
Turkey

Thursday, 13 December 2012

Sore Hari di Pantai Karangpapak Palabuhanratu.

Bermain Bola di Pantai Karangpapak



Infopalabuhanratu- Pantai Karangpapak merupakan pantai yang berada di kawasan Cisolok, Palabuhanratu, berjarak kurang lebih 11km dari Kota Palabuhanratu.

Pantai ini memiliki Ombak yang bisa digunakan untuk berselancar / surfing, di musim - musim liburan, banyak para wisatawan domestik yang datang ke Pantai Karangpapak untuk bermalam dan menikmati indahnya pantai Karangpapak.


Thursday, 23 August 2012

Hari Aksara Internasional



PALABUHANRATU,07/11/2011 - Anak - anak menyaksikan Gladi Resik Peringatan Hari Aksara Internasional Ke 46 yang diselenggarakan di Lapangan Citepus, Palabuhanratu Kab. Sukabumi.

Sejak 45 tahun lalu, 8 September 1964, UNESCO menetapkan 8 September sebagai Hari Literasi Internasional (International Literacy Day). Penetapan tersebut dilakukan untuk mengingatkan dunia tentang pentingnya budaya literasi (baca-tulis). Namun, tak banyak masyarakat yang tahu peringatan itu, sebagaimana banyak yang tak mengerti bahwa bulan Mei telah ditetapkan sebagai Bulan Buku Nasional oleh Presiden Soeharto pada 1995 dan 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional.

Jarang ada yang menyambut momen-momen tersebut. Peringatan itu tenggelam, kalah pamor oleh, misalnya, jadwal sidang perceraian pasangan selebriti.

Tidak bisa dimungkiri, tradisi budaya lokal kita adalah budaya lisan (orality), bukan budaya tulis. Hal itu membuat penyimpanan informasi, gagasan, dan pengetahuan hanya terjadi di dalam ”ingatan”. Isi ingatan itulah yang ditransmisikan ke pihak lain yang belum mendapatkannya. Terkadang, kisah-kisah hikmah atau sumber informasi hanya dipegang oleh seorang yang mempunyai posisi khusus dalam masyarakat kita, yang berfungsi sebagai sumber kebenaran.

Ignas Kleden dalam Buku dalam Indonesia Baru yang dieditori Alfons Taryadi menyebut budaya itu sebagai kelisanan primer (primary orality), di mana masyarakat kala itu belum mengenal baca-tulis. Namun, karena ingatan bersifat terbatas, tidak semua informasi yang dibutuhkan bisa ditransmisikan lisan secara sempurna.

Budaya cetak baru memasuki Indonesia sekitar abad ke-20, saat tradisi lisan masyarakat kita masih berakar kuat. Jika dihitung usianya, kebiasaan baca-tulis yang, antara lain, ditandai oleh masuknya budaya cetak masih sangat muda. Budaya cetak telah mendorong kemampuan masyarakat untuk bersinggungan lebih luas dengan apa yang ada di luar kediriannya dan kedirian kolektifnya.

Tentu saja itu akan sangat membantu untuk mendapatkan informasi dari luar yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki tatanan kehidupan. Itu sekaligus membuktikan betapa baca-tulis merupakan kendaraan menuju perbaikan peradaban.

Sayangnya, meski sudah disadari sedemikian pentingnya budaya baca-tulis, toh tingkat kesadaran baca-tulis masyarakat kita masih rendah. Data BPS (2006) menunjukkan, orang Indonesia yang membaca untuk mendapatkan informasi baru 23,5 persen dari total penduduk. Sedangkan yang menonton televisi sebanyak 85,9 persen dan mendengarkan radio 40,3 persen.

Data itu menunjukkan bahwa masyarakat kita lebih suka mendapatkan informasi dari media elektronik, terutama televisi. Kesimpulannya, masyarakat lebih suka mendapat informasi yang ”dibacakan”, sehingga penonton hanya berlaku sebagai ”pembaca pasif” yang dengan tenang mengunyah dengan renyah segala persepsi yang dikemukakan di televisi.

Fenomena itu disebut Ignas Kleden sebagai kelisanan sekunder (secondary orality). Budaya kelisanan sekunder tersebut menggambarkan bahwa kemampuan baca-tulis tidak terlalu dibutuhkan karena sumber informasi lebih bersifat audio-visual.

Keadaan tersebut menegaskan bahwa budaya baca-tulis belum pernah benar-benar mendarah daging di Indonesia. Budaya lisan primer yang belum terkikis oleh hadirnya budaya baca-tulis kini telah tergantikan oleh gempuran budaya lisan baru lewat media elektronik, khususnya televisi. Budaya lisan baru itu mempunyai daya pikat lebih dan ”mudah” dilakukan, sehingga lebih disukai masyarakat Indonesia.
Meminjam istilah Baudrillard, penonton adalah sesosok objek yang tidak memiliki jati diri yang hakiki, hanya ”terminal” dari bermacam-macam jaringan tanda-tanda yang berseliweran. Mereka dengan sukarela akan membuang identitas diri untuk bisa meraih sua tu kesatuan imajiner dengan ”yang lain”. Penonton seperti itu disebut the silent majority, tak lebih dari sekadar mayoritas yang diam.

Hal itu berbeda dari proses membaca buku yang tentu saja lebih ‘’sulit”, membutuhkan keaktifan pembaca untuk menelusuri teks yang tersaji di setiap halaman, mengolahnya, lalu menerjemahkannya untuk mendapatkan persepsi tertentu.

Selain masalah gempuran budaya lisan baru, ada dua persoalan yang sering dikemukakan terkait rendahnya budaya baca-tulis di Indonesia. Pertama, daya beli masyarakat yang rendah terhadap buku. Kedua, minat baca yang rendah.

Jika dilihat dari alasan pertama, tentu saja keadaan ekonomi menjadi masalah karena mahalnya bahan bacaan. Namun, kini hal itu diatasi oleh semakin banyaknya taman bacaan yang hadir di tengah masyarakat, baik itu hasil bentukan pemerintah, swasta, maupun individu.

Meski keadaan perpustakaan dan taman bacaan tersebut masih banyak yang memprihatinkan, setidaknya sarana tersebut bisa menjembatani masyarakat dalam mengakses bahan bacaan tanpa harus mengeluarkan uang. Ironisnya, kini banyak perpustakaan yang representatif, namun jumlah pengunjungnya sangat rendah.
Jadi, yang kita fokuskan di sini adalah budaya bacanya. Bagaimana cara membuat masyarakat lebih suka berasyik-masyuk dengan halaman-halaman buku daripada memelototi televisi adalah tantangan kita bersama.
Salah satu caranya adalah menyesuaikan bahan bacaan dengan karakteristik lingkungan dan masyarakat di mana taman bacaan atau perpustakaan akan didirikan. Alasan-alasan pragmatis tentang keuntungan membaca buku harus dikemukakan. Sebab, membiasakan membaca tidak bisa dipisahkan dari persepsi kebutuhan dan manfaat akan informasi tertentu dari buku yang telah dibaca.

Misalnya, ketika akan mendirikan taman bacaan di daerah perkebunan, yang kebanyakan warganya bekerja di sektor perkebunan, pengelola taman baca harus menyosialisasikan bahan bacaan apa saja yang bisa ditemui di taman baca itu dan apa manfaatnya bagi masyarakat sekitar. Misalnya, perbanyak dulu buku tentang budi daya tanaman atau bisnis sampingan bagi pekerja perkebunan.

Hal itu penting mengingat masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan untuk lebih dulu mencari tahu informasi yang bermanfaat langsung pada tindakan praktis yang dilakukan dalam keseharian sebelum mengetahui hal lain. Itu juga akan menghindari adanya kesenjangan antara apa yang dibaca masyarakat dan apa yang dihadapi dalam kehidupan sesungguhnya. Sebab, guna literasi sesungguhnya tidak akan mencerabut individu dari identitas diri mereka sendiri.

Butuh waktu yang teramat panjang, memang, untuk menguatkan budaya baca-tulis masyarakat kita. Butuh napas panjang dari se mua elemen untuk mewujudkannya.

* Dinukil dari Harian Jawa Pos 6 September 2009 dengan judul “Menyemai Budaya Literasi”

Wednesday, 22 August 2012

Suasana Senja Pantai Citepus

foto by aguspermana

CITEPUS- Salah satu destinasi wisata yang dimiliki Palabuhanratu kabupaten Sukabumi, memiliki pantai yang indah dan senantiasa menjadi pilihan untuk bersantai disore hari.

Jarak menuju ke pantai citepus kurang lebih 2-3km dari Pusat Kota Palabuhanratu, bisa ditempuh menggunakan, Ojeg atau Angkutan Umum.#Palabuhanratu.

(@kkasep).

Friday, 18 May 2012

SATU HATI PEDULI LINGKUNGAN CITEPUS PALABUHANRATU

Infopalabuhanratu-Program CSR dari Pocari Sweat diadakan di Pantai Citepus Palabuhanratu (Minggu,13 Mei 2012).

Sebanyak 750 Peserta yang berasal dari palabuhanratu, langsung turun ke Pantai Citepus untuk membersihkan pantai dari sampah.

Acara tersebut di adakan oleh Pocari Sweat dalam Program "SATU HATI PEDULI LINGKUNGAN" yang merupakan program CSR dari Pocari Sweat.

Dari sampah hasil pembersihan pantai tersebut, kemudian di manfaatkan lagi, menjadi barang yang bisa digunakan, sehingga memberikan proses edukasi bagi masyarakat tentang pemanfaatan sampah.



Life Guard Palabuhanratu selamatkan nyawa Korban Arus Laut Pantai Selatan

Infopalabuhanratu-Crew Balawista Selamatkan Korban Arus Laut Pantai Selatan.

Sigap terhadap penyelamatan dari crew balawista berhasil menyelamatkan nyawa seorang anak laki-laki dari Arus Laut pantai selatan.

Pemuda tanggung yang mencoba berenang di pantai citepus terlihat tidak berdaya saat berhasil diselamatkan.

Setelah diberikan Pertolongan Pertama, korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke Palabuhanratu, terutama pantai palabuhanratu harap berhati-hati, disaat berenang perhatikan tanda-tanda bahaya dan team penolong (life guard) disepanjang pantai. Disepanjang Pantai Palabuhanratu, memiliki team life guard yang sigap dan siap membantu.

Razia Untuk "tertibkan Palabuhanratu"

Infopalabuhanratu-Razia Gabungan dari Polres Palabuhanratu semakin sering dilakukan. Hal itu dikarenakan semakin maraknya penyelundupan dan perdagangan ilegal di wilayah Palabuhanratu.

Razia Gabungan tersebut juga dilakukan untuk menertibkan para pengendara Motor dan Mobil yang keluar masuk Palabuhanratu.


Pemasangan Jaringan Baru PLN

Infopalabuhanratu-Pemasangan Jaringan baru di Daerah Palabuhanratu - Cibareno masih terus dilakukan oleh pihak PT.PLN persero.

Pemasangan kabel listrik yang baru mengakibatkan pemadaman listrik sementara untuk wilayah Kecamatan Cikakak dan Kecamatan Cisolok.


Siapa Suka Nasi Liwet??

InfoPalabuhanratu - Dalam rangka HUT KSK Learning Centre yang ke-2, Panitia HUT mengadakan LOMBA MASAK NASI LIWET.

Persyaratan peserta lomba adalah, memasak nasi liwet dengan Budget ( biaya ) Rp.20ribu.

Beberapa kelompok peserta lomba yang ikut serta turut menyajikan hidangannya kepada Panitia untuk dinilai.

Nasi liwet ala KSK Learning Centre pun di santap bersama oleh semua peserta yang ada dalam acara tersebut.


Belajar di Pantai Wisata Karangpapak

Infopalabuhanratu-Belajar merupakan kebutuhan setiap manusia dimuka bumi ini, terlebih lagi untuk anak-anak yang masih dalam masa pendidikan.

Palabuhanratu memiliki potensi besar disektor wisata pantai, peluang ini di selaraskan oleh salah satu komunitas yang konsentrasi pada pengembangan pariwisata pantai yaitu Komunitas Surfing Karangpapak (KSK) yang membentuk KSK Learning Centre.

KSK Learning Centre peduli dengan dunia pendidikan dengan membuka RUMAH BACA KSK, dengan adanya RUMAH BACA anak - anak yang hobby membaca bisa bermain sambil belajar.

Kepedulian tersebut dibuktikan juga pada saat HUT KSK Learning Centre yang Ke-2 dengan mengadakan Lomba Cerdas Cermat di Pantai.


KSK Learning Centre Turut mencerdaskan Bangsa..

Wednesday, 2 May 2012

PLN PALABUHANRATU PASANG JARINGAN BARU

10 orang Pekerja memasang kabel PLN Jarinan Baru
infopalabuhanratu, PASANG KABEL - Listrik yang sekarang masih banyak dikeluhkan pelayanannya oleh warga Palabuhanratu terlihat sedang berbenah.

Meskipun membuat mati listrik "giliran" namun hal tersebut ternyata keputusan dari sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan.

"Pemasangan Jaringan baru itu akan digunakan sebagai backup listrik diwilayah Palabuhanratu-Cibareno" kata team yang ada di lokasi pemasangan.

Setelah hampir satu hari mati listrik di areal Cimaja dan sekitarnya, akhirnya pemasangan listrik tersebut berjalan dengan baik.

Sepuluh orang tenaga pun dikerahkan untuk pemasangan Kabel PLN Jaringan Baru tersebut.

Monday, 30 April 2012

Sungai Jebol Jalan Raya Banjir

Air Bah Banjiri Jalan Raya Cisolok, Kendaraan Macet Total
infopalabuhanratu, SUNGAI JEBOL JALAN RAYA BANJIR - Senin pagi Palabuhanratu diguyur hujan lebat merata diwilayah Palabuhanratu, volume air hujan yang meningkat, membuat sungai yang ada di daerah Cempaka Ratu Kecamatan Cikakak Jebol dan tumpah ke jalan raya.

Air yang berasal dari Sungai yang Jebol


Hal tersebut menyebabkan Kemacetan yang cukup panjang, selain karena air yang cukup tinggi, Kendaraan Beroda Dua yang mesinnya mati pun menambah parahnya kemacetan.

Sekitar 4 Jam Kemacetan tersebut barulah teratasi.

LAKI SUKABUMI DILANTIK

Pelantikan Pengurus LAKI DPC SUKABUMI
infopalabuhanratu - Pelantikan Pengurus LAKI DPC SUKABUMI, Eksistensi Laskar Anti Korupsi Indonesia kini mulai merambah di daerah-daerah di seluruh Indonesia, kurang lebih 30 Provinsi Di Indonesia telah memiliki "LAKI". Ormas yang bergerak dalam pemberantasan korupsi ini pun hadir di Sukabumi.

LAKI DPC Sukabumi yang di Pimpin Oleh Dhanu Artho, resmi dilantik pada tanggal 25 April 2012, "meski baru dua bulan, kami segera meminta dilantik" seru Dhanu Artho disela-sela acara pelantikan DPC LAKI Sukabumi.


Apakah LAKI benar-benar bisa "LAKI"

infopalabuhanratu - KORUPSI yang DI KORUPSI, Negeri Indonesia ini telah lama dilukai oleh sel-sel tubuhnya sendiri, Para punggawa Negeri inipun seakan semakin terlena dengan hal yang satu ini, Aturan yang dibuat untuk dilanggar dan dapat diselesaikan membuat Hal ini semakin merajalela dan sulit untuk di Berantas. Keberadaan Instansi Pemberantas , Pengawas , dan Lainnya pun malah terjerat kedalam Jurangnya, ya KORUPSI, itulah tagline pada Infopalabuhanratu kali ini.

Hal ini unik, karena pada saat kami melihat sebuah ormas baru yang bernama Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) memproklamirkan diri sebagai ormas yang akan membantu Indonesia dalam memberantas korupsi. Sungguh hebat semangat dari LAKI yang hadir ditengah-tengah conflict of interest di Negeri ini sedang mencuat.

Sebagai ORMAS yang memiliki misi untuk "benar-benar anti korupsi", LAKI didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Ketua Umum LAKI Burhanudin Abdullah, LAKI akan membantu KPK dan Bersama Masyarakat memberantas korupsi sesuai dengan aturan Undang-Undang, dan Akan Memberhentikan Anggota LAKI yang tidak memenuhi Aturan.

Hal itu disampaikan Burhan saat ditemui di acara Rakerna II, Diklatnas II dan Pelantikan LAKI DPC Sukabumi di Hotel Cleopatra Citepus Palabuhanratu (25/04/2012).

Friday, 6 April 2012

DEMONTRASI TOLAK OPERASIONAL PLTU PALABUHANRATU

Aktivis HMI Berorasi di Bundaran Palabuhanratu
Infopalabuhanratu - HMI Palabuhanratu melakukan aksi penolakan terhadap Rencana Operasional PLTU yang ada di Palabuhanratu. Para demonstran menuntut agar pemerintah memikirkan kembali dampak lingkungan bagi keindahan laut dan alam di Palabuhanratu jika PLTU Sudah beroperasi.

Tuntutan Demonstran tersebut di lakukan dengan berorasi di Bundaran Palabuhanratu usai acara puncak Syukuran Nelayan Ke 52 yang diHadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Sukabumi Sukma Wijaya.

Aksi Demo tersebut tidak menggangu lalu lintas, akan tetapi aparat kepolisian tetap berjaga-jaga hingga aksi tersebut selesai.

SISI LAIN HARI NELAYAN KE 52

Masyarakat Nelayan tetap beraktifitas seperti biasa dengan perahu kecil ditengah-tengah pawai perahu ditengah laut saat Puncak acara HarNel ke 52
Para wartawan berbagai media meliput HARNEL ke 52
Perahu Nelayan mengiri perahu utama

GUBERNUR JABAR HADIRI SYUKURAN NELAYAN KE 52

Ahmad Heryawan Hadiri Syukuran Nelayan Ke 52
Infopalabuhanratu - Syukuran hari nelayan ke 52 di Palabuhanratu (5/04/2011) mendapat apresiasi penuh dari Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, menurutnya ( Ahmad Heryawan ) acara syukuran nelayan sangat berdampak bagi nilai-nilai kebersamaan para nelayan dalam mensyukuri hasil yang telah di Nikmati, dan Diharapkan usaha perikanan tangkap di Pesisir Pantai Palabuhanratu dapat semakin produktif serta dapat mendorong tingkat kesejahteraan Komunitas Nelayan serta Masyarakat Pesisir Palabuhanratu.

Peringatan Hari Nelayan

Puncak Acara Syukuran Nelayan ke 52
infopalabuhanratu - Hari Nelayan begitu istilah yang sering disebut masyarakat akan peringatan syukuran nelayan di Palabuhanratu. Ritual ini telah ada sejak 52 Tahun yang lalu, konon katanya dipercaya sebagai ritual untuk "mempersembahkan sesajen kepada penguasa laut kidul".

Mitosnya, Selain untuk meningkatkan hasil tangkapan, ritual ini dipercaya bisa menjaga kenyamanan bagi para nelayan di Palabuhanratu dalam menangkap ikan, biasanya sesajen yang di lepaskan kelautan berupa, buah-buahan dan "Kepala Kerbau".

PUTRI NELAYAN PALABUHANRATU KE 52

Denadya fungky / Putri Nelayan Ke 52 (foto by boy pramudya fana)
infopalabuhanratu - Dalam rangka syukuran hari nelayan yang ke 52, panitia HarNel ke 52 mengadakan kontes Putri Nelayan, kontestan berasal dari PEMUDA Dan PEMUDI yang ada di Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu.

Adalah Denadya Fungky terpilih menjadi Putri Nelayan ke 52 di Palabuhanratu, Gadis belia tersebut berasal dari Sekolah SMK Mutiara Palabuhanratu.

PASAR TRADISIONAL PALABUHANRATU "DIREHAB"

Para Kuli Bangunan tengah menghancurkan bangunan lama Pasar Tradisional Palabuhanratu
infopalabuhanratu- Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus "berbenah", kali ini giliran PASAR TRADISIONAL Palabuhanratu yang "dibenahi".

Beberapa lokal bangunan Pasar Tradisional "Lama" mulai dipindahkan terlebih dahulu ke bangunan Sementara yang ada disekitar pasar selama proses pembangunan Bangunan Pasar yang baru belum selesai.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More